Sebenernya udah penasaran banget sama
produk LUSH ini dari lama tapi gak tau kenapa dulu pas jalan-jalan ke
Jepang dan Eropa, nemu tokonya cuma nyium-nyium dari depan aja (wanginya
enak banget soalnya) tapi gak masuk dan beli. Menyesal
sudah, tapi dulu emang belum lenjeh kaya sekarang sih maenannya makeup
sama skincare haha.
Dan akhirnya aku mendapatkan notifikasi
di line kalau akan ada PO lush ke Jepang dengan harga yaaa bisa dibilang
lebih murah daripada di shop lain. Aku beli ini di Manekinji, kalian
bisa langsung cek ke IG nya ya dan of course ini
trusted seller karena aku belanja di dia cukup memuaskan.
NOTE: "This is not a sponsor or endorse product, what im gonna talking about here are truly mine and from my heart".
Back again with what product i bought from LUSH.
Lush The Sacred Truth
Awalnya super duper bingung mau nitip
yang mana. Karena pengen semua, tapi kan takut gak cocok ya baru
pertama kali coba lush. Setelah searching kesana kesini, akhirnya aku
memutuskan untuk mencoba si The Sacred Truth karena
dia lebih diperuntukkan buat kulit kering plus bisa memudarkan fine
line (im old i know). Akhir-akhir ini agak gimana gitu sama produk yang
ada tulisan anti aging, ageing etc, pasti mata langsung ngelirik dan
kuping langsung kaya radar.
Mulai dari packaging ya, semua
packaging dari produknya LUSH ini berwarna hitam kaya toples gitu. Ada
keterangan expired date disetiap produknya. For your information bagi
yang belum tau, produk face mask dari Lush ini hanya
memiliki umur berkisar 3 minggu dari pembelian. Claim dari olshopnya
sih, mereka bikin fresh jika ada pembelian dan dia menyarankan
menggunakan jasa pengiriman YES supaya gak kelamaan dijalan.
Biasanya masker-masker gini aku lebih
suka aplikasiinnya dingin, jadi sebelum aku pakai aku masukkan ke
kulkas dulu. Texturenya thick banget berwarna coklat kehijauan. Setelah
diaplikasikan ke wajah secara merata, berasa wajah
jadi lebih lembab karena ada kandungan soy yogurt, evening primrose
oil, extra virgin coconut oil dan shea butter di dalamnya. Masker ini
gak mengeras karena bukan untuk mengecilkan pori-pori melainkan menjaga
kelembaban, menutrisi dan juga rich of antioxidant.
Aku diamkan selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat dan ditutup dengan air dingin.
Masker ini
mengingatkan aku sama masker yang dulu suka aku pakai yaitu , rasanya
hampir mirip hanya saja si LUSH ini lebih thick dan lembab.
Aku beli produk ini dengan harga IDR 190k
(sebelum ongkir). Menurutku cukup oke sih harganya, gak terlalu mahal
juga, apalagi ini bisa digunakan beberapa kali.
Sangking cepet si masa kadaluarsanya, aku
gunakan 2-3 hari sekali untuk menjaga kelembaban muka aku. Hasilnya yang
paling berasa sih muka jadi bersih dan lembab dan yang anehnya aku
merasa skincare ku lebih cepat menyerap dari sebelumnya.
So produk lush apa yang pernah kamu pakai dan bagaimana hasilnya? sharing dibawah ya, siapa tau bisa keracunan jadi coba juga.
See you on my next mask review ~




























Social Icons