Juni 15, 2010

Lokum - Istanbul

Minggu kemaren janjian ma tante g buat makan mie alex bareng.. Eh pas selese makan, tiba2 dia kuarin kotak gt.. pas ditanya apaan, dia bilang ini oleh2 buat kita, soalnya dia baru pulang dari Istanbul, Turkish… enaknya jalan2…

*ini kotaknya*

*dibuka kotaknya*

*dalemnya ada bukunya, tapi bahasanya booouu*

Trus g buka isi tu kotak dan ternyata isinya Lokum.. ada yang tau lokum tu apa?? Awalnya g juga bingung.. rasanya kaya mochi tapi ini aga keras dan manis bgt, didalemnya ada potongan pistachios-nya.. mayan enak lah klo buat nyemil.. tp klo kebanyakan bisa neeg..

Trus kata tante g, ini makanan raja disana.. heheh jadi klo ga bisa jadi raja, ya uda makan makanannya aja, sapa tau bs berasa jadi raja.. eeh ratu de, g kan cewe..

Didalem kotaknya itu ada buku kecil + garpu kecil dr kayu gt buat ambilnya.. di dlm buku ada gambar2 lokum yang ternyata ada berbagai ukuran, ada yang 100gr, 500gr dan 1000gr (dan yang dikasi ke g itu paling besar)..

*potongan lokumnya*

Anyway.. karena penasaran jadi g googling ke wikipedia..

" Turkish Delight (Lokum) is a confection that in the West is frequently manufactured from starch and sugar, but which in the Middle East takes a variety of forms more subtle, including premium varieties made almost solely of chopped dates, pistachios and hazelnuts or walnuts. Western varieties have a soft, jelly-like consistency, and are often flavored with rosewater, mastic or lemon; rosewater gives it a characteristic pale pink color. The confection is often packaged and eaten in small cubes dusted with icing sugar, copra, or powdered cream of Tartar to prevent clinging. Other common types include flavors such as cinnamon or mint. In the production process soapwort may be used as an additive, serving as an emulsifier. Lokum has been produced in Turkey since the 15th century. Originally, honey and molasses were used as sweeteners, and water and flour were the binding agents. Lokum was introduced to the West in the 19th century. An unknown Briton reputedly became very fond of the delicacy during his travels to Istanbul, and purchased cases of lokum, to be shipped back to Britain under the name Turkish Delight. It became a major delicacy not only in Britain, but throughout Continental Europe. "

Ayo yang mau ke turki jangan lupa beli lokum hehe..

1 komentar